Bagian-Bagian Akar Jagung

Bantuin Share Yuk!

Jagung atau Zea mays ssp merupakan salah satu tanaman penghasil karbohidrat populer di dunia. Layaknya jenis tumbuhan lainnya, tumbuhan jagung tersusun atas beberapa bagian penting yang salah satunya adalah akar. Bagian-bagian akar jagung dapat dikelompokkan menjadi tiga macam yakni akar seminal, akar adventif dan akar kait.

Bagian-Bagian Akar Jagung
Bagian-Bagian Akar Jagung

Bagian-Bagian Akar Jagung

  1. Akar seminal
    Pada akar tanaman jagung dikenal yang namanya akar seminal. Akar seminal adalah bagian dari akar jagung yang merupakan perkembangan dari radikula dan embrio. Radikula merupakan calon akar yang tumbuh ke bawah untuk kemudian menjadi akar. Sementara itu embrio adalah biji maupun lembaga akar.

    Akar seminal ini tersusun atas akar-akar radikula atau akar primer serta ditambah dengan beberapa akar lateral lainnya. Akar lateral tersebut muncul sebagai suatu adventious yang terletak pada bagian dasar buku pertama, tepatnya di atas pangkal batang.

    Pertumbuhan akar seminal akan menjadi lambat apabila terdapat kemunculan plumula di atas permukaan tanah. Pertumbuhan akar ini baru benar-benar akan berhenti pada hari ke 10 sampai ke 18 usai tanaman jagung mulai mengalami proses perkecambahan.

    Berdasarkan informasi tersebut secara singkat dapat disimpulkan bahwa akar seminal merupakan akar yang berfungsi untuk mengembangkan embrio saja. Akar ini tidak akan menemani pertumbuhan tanaman jagung dalam waktu lama. Akar seminal hanya memiliki sedikit pengaruh bagi keberlangsungan hidup tanaman jagung. Yang memiliki banyak peran bagi pertumbuhan tanaman jagung adalah akar adventif.
  2. Akar adventif
    Akar adventif merupakan salah satu dari bagian-bagian akar jagung berikutnya. Akar adventif ialah bagian akar yang pada mulanya berkembang dari ujung mesokotil yakni pada bagian buku. Selanjutnya, akar adventif akan mengalami perkembangan dari tiap buku tersebut secara berurutan dan terus menuju atas meskipun selalu berada pada bawah permukaan tanah.

    Akar adventif sejatinya merupakan modifikasi pada struktur tanaman jagung dalam upaya untuk menanggapi stimulus atau rangsangan yang berasal dari luar. Akar ini akan senantiasa mengalami perkembangan hingga menjadi serabut dan akar tebal.

    Selain dapat berkembang menjadi serabut dan akar tebal, akar adventif juga dapat tumbuh dari jaringan lain. Hal ini membuat akar adventif dapat berkembang menjadi jaringan non-akar seperti batang, cabang maupun akar yang lebih dewasa.

    Bagian akar tanaman jagung ini mempunyai peran yang cukup besar bagi pertumbuhan dan siklus hidup tanaman tersebut. Peran akar ini bagi siklus hidup tanaman jagung bisa mencapai kisaran 54%. Di samping itu, manfaat spesifik yang dimiliki oleh akar adventif ialah untuk mengambil air, mineral maupun unsur hara lainnya dari dalam tanah.
  3. Akar kait
    Bagian-bagian akar jagung terakhir adalah akar kait. Akar kait atau akar penyangga adalah sejenis akar adventif yang muncul pada dua hingga tiga buku ketika berada di atas permukaan tanah. Fungsi dari akar penyangga ini adalah sebagai penjaga tanaman agar senantiasa tetap berdiri tegak serta meminimalisir risiko rebah batang pada tanaman jagung.

    Tidak hanya untuk mempertegak tanaman jagung saja, akan tetapi akar kait ini juga berfungsi untuk menyerap air dan unsur hara lainnya dari dalam tanah. Di samping itu, akar penyangga bagi tanaman jagung ini juga bermanfaat untuk melakukan proses absorbsi tanah dan air. Akar penyangga ini juga memiliki peran penting dalam melakukan aktivitas metabolisme.

Bagian-bagian akar jagung senantiasa menarik untuk dipelajari lebih lanjut. Hal ini karena akar tanaman jagung cenderung berbeda dan unik dibanding jenis tanaman lainnya. Tidak heran jika banyak peneliti yang berlomba-lomba untuk menemukan fakta terkait bagian-bagian akar tanaman jagung.

Baca artikel lainnya yang berkaitan :
Xilem tersusun dari trakhea, trakheid, serabut xylem, parenkim xylem berfungsi untuk membawa air dan mineral dari akar ke daun. Floem tersusun dari sel tapis, sel pengiring, serabut floem dan parenkim…
Kultur Jaringan Tumbuhan adalah suatu metode yang berfungsi untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti dari sekelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, sehingga bagian dari tanaman tersebut bisa…


Bantuin Share Yuk!

Leave a Comment