Jaringan Meristem Sekunder

Bantuin Share Yuk!

Jaringan meristem merupakan salah satu jaringan yang bisa Anda jumpai pada tubuh tumbuhan. Meristem terdiri atas sekumpulan sel-sel punca yang senantiasa aktif melakukan pembelahan diri. Jaringan ini terdiri atas dua jenis yakni jaringan meristem sekunder dan meristem primer.

Meristem primer merupakan jenis jaringan yang berasal dari perkembangan tahapan embrional. Sementara itu, meristem sekunder adalah jenis jaringan yang berasal dari jaringan dewasa. Jaringan sekunder inilah yang berperan penting dalam pembesaran batang suatu tumbuhan.

Apa yang dimaksud jaringan meristem sekunder?

Meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yang pertumbuhannya berhenti, tapi menjadi emrional kembali.

Mengapa jaringan meristem sekunder dapat kembali aktif?

Karena meristem dapat aktif kembali ketika sedang musim penghujan.

Pengertian Jaringan Meristem Sekunder

Meristem sekunder merupakan suatu jaringan dewasa yang sudah mengalami proses diferensiasi. Contohnya adalah kambium gabus yang terdapat pada tumbuhan dikotil dan kambium vaskuler. Keberadaan jaringan ini akan menyebabkan pertumbuhan tubuh tumbuhan secara sekunder sehingga membuat penambahan ukuran sel pada batang dan akar.

Meristem ini senantiasa tumbuh ke arah samping dan terus membesar. Hal ini tentu berbeda dari meristem primer yang senantiasa tumbuh ke atas dan ke bawah. Jaringan ini terletak pada sisi samping organ tumbuhan. Untuk itu, jaringan ini kerap disebut sebagai jaringan meristem lateral.

Sayangnya, meristem sekunder hanya aktif bekerja ketika berada dalam musim penghujan atau yang sedang banyak memiliki air saja. Hal ini menyebabkan meristem sekunder dapat kembali aktif.  

Ciri Jaringan Meristem Sekunder

Karakteristik yang dimiliki oleh oleh meristem sekunder berbeda dengan meristem primer. Adapun karakteristik yang dimiliki oleh meristem sekunder di antaranya sebagai berikut.

  1. Berasal dari jaringan meristem primer yang sudah mengalami spesialisasi dan diferensiasi.
  2. Terdiri atas sel-sel hidup dan sel-sel mati.
  3. Termasuk ke dalam golongan jaringan dewasa meskipun belum memiliki kemampuan totipotensi kembali.
  4. Senantiasa mengalami pertumbuhan sekunder.
  5. Berada pada bagian tengah dari organ-organ tumbuhan.
  6. Senantiasa mengalami pembesaran sel.
  7. Mempunyai lapisan-lapisan sel yang sebenarnya.
  8. Memiliki kambium dan kambium gabus.

Fungsi Jaringan Meristem Sekunder

Jaringan yang bisa Anda jumpai pada tubuh tumbuhan ini memiliki beberapa fungsi. Fungsi jaringan ini bagi tubuh tumbuhan di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Memperbesar ukuran batang dan akar tumbuhan

Meristem sekunder memiliki fungsi sebagai pembesar ukuran batang maupun akar pada tubuh tumbuhan. Hal ini tentu tidak lepas dari peran kandungan kambium yang terdapat pada meristem sekunder. Kambium senantiasa menyebabkan pertumbuhan sekunder sehingga menjadikan pertambahan besar pada bagian batang dan akar tumbuhan.

2. Mempertebal akar dan batang tumbuhan

Fungsi berikutnya dari jaringan meristem sekunder ialah dapat mempertebal akar maupun batang suatu tumbuhan. Hal ini disebabkan karena adanya aktivitas kambium yang menuju ke arah dalam dan luar tubuh tumbuhan. Aktivitas ini akan membentuk pembuluh kayu yakni xylem dan pembuluh tapis yaitu floem.

Akan tetapi, pada fase pertumbuhan tubuh tumbuhan aktivitas kambium menuju ke arah dalam lebih banyak dibanding aktivitas kambium yang menuju ke arah luar. Hal ini menyebabkan pertambahan tebal pada kayu batang maupun akar. Bahkan ketebalan tersebut bisa melebihi ketebalan kulit batang dan akar tumbuhan tersebut.

3. Membentuk lapisan gabus

Keberadaan kambium gabus yang dimiliki oleh meristem sekunder juga bermanfaat untuk membentuk lapisan gabus. Lapisan gabus memiliki sifat tidak mudah ditembus air. Hal ini tentu akan memberikan efek positif karena tumbuhan menjadi lebih mampu untuk mengolah makanan dengan baik.

Jaringan meristem sejatinya terdiri atas dua jenis yakni jaringan meristem sekunder dan primer. Baik itu meristem sekunder maupun primer, keduanya sangat bermanfaat bagi tumbuhan untuk senantiasa dapat terus tumbuh dan bertahan hidup.

Baca artikel lainnya yang berkaitan :
Ciri – Ciri Echinodermata : 1. Mempunyai sistem tabung jaringan hidrolik, 2. Tidak memiliki sistem eksresi. 3. Perkembangbiakan secaraseksual. 4. Pada permukaan tubuh terdiri atas tonjolan – tonjolan yang menyerupai…


Bantuin Share Yuk!

Leave a Comment