Reproduksi Echinodermata

Bantuin Share Yuk!

Mengenal jenis hewan echinodermata tidak hanya cukup mengenal pengertiannya saja. Tetapi, akan lebih menyenangkan ketika anda mengetahui banyak hal lainnya baik itu dari klasifikasi echinodermata hingga bagaimana hewan tersebut bertahan hidup. Salah satu topik yang menarik dari hewan ini adalah bagaimana reproduksi echinodermata dibagi menjadi beberapa cara.

Reproduksi Echinodermata
Reproduksi Echinodermata

Secara umum, hewan melakukan reproduksi dengan salah satu dari dua cara yaitu beranak atau bertelur. Tetapi, echinodermata memiliki cara lain yang lebih kompleks yang perlu anda ketahui. Secara khusus, jenis hewan yang satu ini memiliki dua cara untuk melakukan reproduksi, yaitu dengan cara seksual dan aseksual.

Bagaimana cara reproduksi echinodermata?

1. Reproduksi aseksual
2. Reproduksi seksual

Proses reproduksi echinodermata?

1, Aseksual : pembelahan fisi yaitu penyekatan dan pemisahan pisin pusat (piringan kecil di pusat tubuh).
2. Seksual : pembuahan secara eksternal yang akan menghasilkan larva berbentuk simetri bilaterla, kemudian larva tersbuet turun ke substrat dan bermetamorfosis menjadi individu yang berbentuk simetri radial.

Bagaimana reproduksi echinodermata dilakukan?

1. Reproduksi aseksual

Cara reproduksi echinodermata yang pertama adalah dengan cara aseksual. Artinya, echinodermata dapat berkembang biak tanpa harus dengan cara yang umum seperti dengan cara beranak ataupun bertelur. Secara khusus, echinodermata dapat bereproduksi dengan cara aseksual salah satunya dengan cara fragmentasi atau dengan membagi tubuh menjadi dua bagian atau lebih.

Kelompok echinodermata yang bisa melakukan cara ini adalah terimpang, asteroidea dan ophiuroidea. Secara ilmiah, hanya kelompok hewan yang dapat menyembuhkan luka setelah proses pembagian atau pemisahan pada dinding tubuhnya. Dengan ketentuan ini tentu saja hanya terdapat beberapa spesies saja yang melakukan reproduksi dengan cara ini.

Salah satu contoh reproduksi aseksual echinodermata dapat anda lihat pada bintang laut. Tentu saja bintang laut termasuk spesies yang bisa melakukan fragmentasi. Nah, ternyata ketika bintang laut anda potong-potong kemudian dikembalikan ke habitatnya, yang terjadi adalah jumlah bintang laut akan bertambah sesuai jumlah potongan yang anda lakukan. Menakjubkan sekali, bukan?

Hal tersebut tentu saja dikarenakan bintang laut termasuk salah satu echinodermata yang memang memiliki kemampuan yang baik dalam menumbuhkan kembali bagian tubuhnya yang hilang. Tetapi, dengan satu syarat, yaitu selama bagian tubuh yang terputus atau yang disebut disk masih terhubung dengan lengannya.

2. Reproduksi seksual

Selain memiliki cara memperbanyak diri dengan cara aseksual, hewan echinodermata juga memiliki cara lain yaitu dengan cara seksual atau reproduksi seksual. Seperti pada hewan laut pada umumnya, reproduksi seksual yang dilakukan oleh echinodermata juga dilakukan dengan cara bertelur. Karena secara aseksual, tentu saja dilakukan dengan beberapa proses atau tahapan.

Reproduksi echinodermata yang dilakukan dengan cara seksual ini terjadi di dalam perairan. Telur yang dihasilkan dapat berjumlah jutaan, yang kemudian bertemu spermatozoa, semua dibuahi di dalam perairan tersebut. Adapun siklus bertelur pada echinodermata kebanyakan dilakukan secara siklus tahunan dengan masa pemijahan adalah satu hingga dua bulan.

Baik musim semi maupun musim panas, pemijahan di atas dapat dilakukan. Apabila bibit dan faktor eksternal mendukung, maka proses reproduksi yang satu ini dapat terjadi dengan baik. Beberapa faktor eksternal yang memengaruhi proses reproduksi ini adalah suhu, cahaya atau yang disebut dengan salinitas air.

Salah satu contoh spesies yang melakukan reproduksi dengan cara ini adalah kelompok ophiuroidea. Ohpiuroidea akan bersikap dengan menaikkan pusat tubuh menuju atas dari dasar laut sebagai karakteristik ketika selama proses pemijahan. Karakteristik yang dilakukan tersebut bisa saja dibutuhkan agar melindungi sperma dan telur agar tidak terjebak ke dalam sendimen.

Sistem reproduksi echinodermata di atas merupakan kemampuan khusus yang dimiliki oleh echinodermata untuk anda ketahui. Anda bisa mencoba melihat sendiri cara reproduksi di atas terutama ketika anda berada di perairan dalam dimana proses reproduksi yang dilakukan echinodermata terjadi.

Baca artikel lainnya yang berkaitan :
Letak Jaringan Meristem sekunder berada di kambium, jaringan meristem primer berada di ujung batang, meristem apikal berada diujung akar, batang, dan pucuk tunas, meristem interkalar berada di pangkal ruas batang…


Bantuin Share Yuk!

Leave a Comment